Pages

PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

Pengembangan bahan ajar dapat dilihat sebagai salah satu langkah dalam pengembangan desain pembelajaran. Dick dan Carey dalam model rancangan sistem pembelajaran meletakkan kegiatan pengembangan dan seleksi bahan (materi) pembelajaran, sebelum merancang kegiatan evaluasi formatif. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar merupakan puncak kegiatan rancangan sitem pembelajaran, yang terkait dengan penyiapan bahan sebagai wahana interaksi peserta didik dengan sumber belajar.

Mendasarkan pada rancangan sistem pembelajaran model Dick dan Carey, apabila diterapkan pada kurikulum berbasis kompetensi tahun 2004 kegiatan pengembangan bahan ajar harus di awali dengan kegiatan permulaan yang terdiri dari :
  1. Identifikasi Standar Kompetensi (SK)
  2. Analisis pembelajaran untuk mencapai Kompetensi Dasar (KD)
  3. Merumuskan hasil belajar dan
  4. Pengembangan strategi pembelajaran (pengalaman Belajar)
Berdasarkan hasil perumusan tujuan dan pengembangan strategi pembelajaran, maka disusunlah rancangan pengembangan bahan pembelajaran atau bahan ajar. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar adalah proses penyiapan bahan pembelajaran yang terdiri atas penataan pesan, dalam sumber belajar atau media pembelajaran. Sebagai perwujudannya dapat dalam bentuk paket belajar, modul, buku teks, dan lain-lain.

Di tinjau dari peran guru dalam mengembangkan bahan ajar dan strategi penyampaian pada tiap-tiap kegiatan pembelajaran dapat dibedakan atas tiga peran guru dalam merancang bahan, yaitu:
  1. guru sebagai perancang bahan pembelajaran individual.
  2. guru menyeleksi dan mengadaptasi bahan ajar agar sesuai dengan siasat pembelajaran, dan
  3. guru tidak memakai bahan tetapi menyampaikan pengajaran sesuai dengan strategi pembelajaran.

No comments:

Post a Comment